Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Februari 2019

Pengertian dan Konsep Manajemen Pemasaran

Bang man – pemasaran menjadi faktor utama dalam keberhasilan pada setiap jenis usaha apa pun itu. Dengan adanya pemasaran yang baik didalam suatu perusahaan maka akan memperlihatkan traffic yang baik juga didalam pengelolaan pemasaran. maka dari itu seberapa besarkah peran sebuah manajemen pemsaran dan konsep konsep yang terdapat didalamnya sebagai penentu keberlangsungan suatu perusahaan.


Langsung saja kita simak penjelasan berikut ini mengenai pengertian dan konsep manajemen pemasaran.

Pengertian Pemasaran adalah sebuah proses sosial dan manajerial dimana individu-individu dan kelompok-kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan saling mempertukarkan produk dan jasa serta nilai satu sama lain

Konsep pemasaran
- Kebutuhan manusia (human need) : keadaan dimana seseorang merasa kehilangan sesuatu
- Keinginan manusia (human wants): pola kebutuhan manusia yang dibentuk oleh kebudayaan dan kepribadian individu
- Permintaan : keinginan manusia yang didukung daya beli
- Produk : segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, untuk dimiliki, digunakan atau di-konsumsi dan yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan, meliputi obyek2 phisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan ide.
- Pertukaran : tindakan untuk memperoleh obyek yang diingin-kan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya
- Transaksi : perdagangan antara dua pihak yang melibatkan setidaknya dua benda/hal yang bernilai, syarat-syarat yang disepakati, waktu berlakunya per-janjian dan tempat perjanjian.
- Pasar : himpunan para pembeli aktual dan potensial dari suatu produk
- Pemasaran : bekerja dengan pasar untuk mewujudkan per-tukaran demi menawarkan kebutuhan dan keinginan manusia

Manajemen Pemasaran merupakan analisis perencanaan, dan implementasi serta bentuk pengendalian atas semua program-program yang telah dirancang untuk agar dapat menciptakan, membangun dan menjaga segala pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli tepat sasaran untuk mencapai semua tujuan-tujuan organisasional.

Baca juga : strategi pemasaran yang baik untuk meningkatkan pendapatan

Itu tadi sedikit informasi yang bisa bang man bagikan untuk teman teman semua. Semoga bermanfaat dan dijadikan referensi.


Kamis, 10 Januari 2019

Pengertian Manajemen Waktu Serta Fungsi dan Manfaat Lengkap dengan penjelasannya

Bang man - setiap orang dituntut untuk memiliki tanggung jawab sesuai bagian bagian yang mejadi tanggung jawabnya, dengan banyaknya kesibukan maka mengharuskan setiap orang tersebut untuk agar bisa memiliki manajemen waktu yang baik agar bisa secara optimal dalam menjalankan setiap kegiatan dan tanggung jawab yang ada. maka dari itu kali ini bang man akan mengulas pembahasan mengenai manajemen waktu serta fungsi dan manfaat lengkap dengan penjelasannya.

Manajemen diri adalah kemampuan untuk mengelola pikiran, perilaku dan perasaan dalam diri seseorang untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam manajemen diri terkandung tiga usur utama yakni perasaan (affection), perilaku (behvior) dan pikiran (cognition) yang kemudian disingkat menjadi ABC.

Konsep manajemen diri ini mulai dikenalkan oleh Brian Yates (1989) dan pada tahun 1999 self management ini disempurnakan oleh O'Keefe dan Berger dalam bukunya yang berjudul self management on college student: approach ABC. Manajemen diri ini sangat berguna bagi siapa saja yang ingin mengelola dirinya dalam kehidupan yag lebih baik.

Manajemen waktu

Tidak seorangpun merasa cukup memiliki waktu. Masalah sebenarnya bukan pada banyak sedikitnya waktu yang tersedia, tetapi pada cara kita menggunakannya. Hal penting dalam manajemen waktu terletak pada apa yang kita kerjakan dan sejauh mana tingkat efisiensi pelaksanaan pekerjaan itu.

Anda tau bahwa anda dapat mengelola waktu secara efektif jika anda melakukan hal-hal berikut:
- Menggunakan waktu untuk mengerjakan hal-hal yang benar-benar penting
- Mengerjakan hal-hal yang benar-benar penting itu secara efisien
- Mengerjakan hal-hal penting itu lebih awal
- Analisis Kegiatan

Untuk dapat mengelola waktu dengan baik, anda harus tahu apa saja yang sedang Anda kerjakan sekarang dengan waktu Anda. Langkahnya adalah menganalisis kegiatan.

Analisis kegiatan berarti menyusun daftar hal-hal yang benar-benar Anda kerjakan dalam pelaksanaan tugas.

1. Menganalisa kegiatan
Perlu adanya analisan seperti mengatur jadwal sesuai prioritas utama. Analisa yang baik akan mementukan manajemen waktu efektif guna melancarkan kegiatan yang akan dijalankan.

2. Memeriksa Kelengkapan Daftar Kegiatan Anda
Periksa apakah kegiatan yang tercantum dalam kolom 1 paling sedikit mewakili 80% dari seluruh waktu yang anda gunakan dalam pelaksanaan tugas.

3. Menetapkan prioritas
Menetapkan prioritas berarti memilih bagian tugas yang penting. Cara termudah untuk melakukannya adaah dengan menggunakan sistem “ABC” yang membagi seluruh kegiatan ke dlam kategori berikut:

A= Amat penting (Mutlak perlu)

Kegiatan dengan prioritas A harus dilaksanakan agar Anda dapat menyelesaikan tugas pada tingkat minimal

Jika Anda tidak mengerjakan kegiatan berkategori A, kemungkinan Anda tidak berhasil dalam pelaksanaan tugas.

Tahapan seleksi

Jawab Pertanyaan berikut untuk menetapkan apakah suatu kegiatan termasuk dalam kategori A
Jika saya terus-menerus tidak berhasil menyelesaikan kegiatan ini, akan diberhentikankah saya? Jabatan saya diturunkan? Jika jawabannya ya kegiatan ini termasuk dalam kategori A
JIka saya tidak dapat melakukan kegiatan ini, adalah yang lain mendesak agar saya menyelesaikannya? Kalau jawabannya ya, kegiatan ini termasuk dalam kategori amat penting

B = Bermanfaat

Kegiatan dengan prioritas “B” tidak mutlak dilakukan. Akan tetapi jika Anda tidak melakukannya, Anda tidak akan berhasil dalam pelaksanaan tugas. Anda memang tidak dipecat, tidak turun jabatan atau tidak dikenakan pengrumahan sementara. Tetapi Anda akan dipandang orang lain memiliki kinerja yang kurang baik, kurang sigap dan tidak meyakinkan untuk memperoleh rekomendasi kenaikan jabatan atau gaji.

Jawab pertanyaan berikut untuk menetapkan apakah suatu kegiatan termasuk dalam kategori B.
Jika saya berhasil melakukan kegiatan ini, dapatkah saya bertahan dalam posisi saya? Jika jawabannya tidak, kegiatan ini sebenarnya termasuk dalam kategori A, bukan B.
Jika saya tidak berhasil mengerjakan kegiatan ini dengan baik, akan rusakkah reputasi saya dalam pelaksanaan tugas? Jika jawabannya ya maka kegiatan ini termasuk kategori B.
Jika saya mengerjakan kegiatan ini dengan baik, apakah hasilnya akan membantu saya untuk meningkatkan reputasi? Jika jawabannya ya, kegiatan ini termasuk kategori B.

C = Cuma buang waktu

Kegiatan dengan kategori C tidak memberikan banyak bagi peningkatan karir orang yang mengerjakannya nyatanya hanya sebagian kecil sajaorang yang mempersoalkan selesai tidaknya kegiatan dengan perioritas ini.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menetapkan apakah suatu kegiatan dalam kategori C.

1. Kalau saya tidak berhasil atau sama sekali tidak mengerjakan kegiatan ini, akan rusaklah reputasi saya? Atau akan kekurangan nilai keberhasilan saya dalam pelaksanaan tugas? Jika jawabannya tidak, kegiatan ini termasuk dalam kategori C.

2. Jika saya kerjakan kegiatan ini, dapatkah saya meningkatkan reputasi karena mengerjakan sesuatu yang baik? Jika jawabannya tidak, kegiatan ini termasuk dalam kategori C.

3. Apabila saya mengerjakan kegiatan A atau B dan tidak melaksanakan kegiatan C, adakah orang yang mendesak saya untuk mengerjakan kegiatan ini? Jika jawabannya tidak, kegiatan ini termasuk dalam kategori C.

4. Mengalokasi waktu kegiatan
Sebelum Anda melakukan seleksi untuk mengalokasi waktu, Anda perlu melakukan satu kegiatan analisis lagi. Anda perlu mengetahui dua hal mengenai setiap kegiatan.

    1. Apa urgensi pelaksanaan kegiatan itu.
        Apakah harus dikerjakan segera, dapat ditunda atau dapat dikerjakan dengan kecepatan waktu yang Anda tentukan sendiri

    2. Kapan persisnya kegiatan itu harus dilakukan.
        Sangat penting artinya memahami dengan baik tingkat keterkiraan dan tingkat urgensi suatu kegiatan. Kedua hal itu mengarahkan kitapada empat kegiatanyang mungkin timbul.

        1) Kegiatan rutin (Tipe 1)
            Kegiatan ini dapat diperkirakan sebelumnya dan diperlukan segera. Kegiatan ini tbiasanya dapat dialokasikan waktunya menurut jadwal kalender, seperti laporan bulanan.
        2) Kegiatan mendesak (Tipe 2)
            Kegiatan ini dapat diperkirakan sebelumnya. Anda tidak tahu bila kegiatan ini perlu dilakukan akan tetapi, jika kegiatan ini muncul Anda harus memberikan respon segera.

Fungsi Manajemen Waktu

Adapun fungsi yang paling sering dirasakan adalah semakin efektifnya pengelolaan waktu setiap kegiatan yang kita lakukan dan semakin bisa menghandel semua kegiat6an dalam waktu yang sedikit mungkin.

Manfaat Manajemen Waktu

1. Kegiatan terjadwal semua
2. Lebih bisa santai
3. Kegiatan menjadi efektif
4. Akan mendapat penilain baik dari rekan kerja
5. Tidak dalam sebuah tekanan saat bekerja

bagaimana, ternyata gampang kan untuk mengelola waktu agar semua kegiatan yang sudah menjadi tanggung jawab itu berjalan dengan lancar. sekian yang bisa bang man bagikan jangan lupa komentar dan subscribe di bawah ini.